IPB CORNER SKATEBOARDING
Kamis, 27 Januari 2011
Selasa, 25 Januari 2011
Bisa Buatan Alien atau Buatan Manusia
TRIBUNJOGJA.COM/HENDI KURNIAWAN Foto crop circle di areal persawahan daerah Berbah, Sleman, DI Yogyakarta yang diduga tempat pendaratan UFO.
JAKARTA, KOMPAS.com — Ditemukannya pola lingkaran raksasa di areal persawahan wilayah Berbah, Sleman, Yogyakarta, Minggu (23/1/2011), menarik perhatian para pemerhati fenomena unidentified flying object (UFO). Jejak semacam itu selama ini sering disebut crop circle yang dikait-kaitkan dengan perbuatan makhluk asing atau alien.
Crop circle selama ini sering ditemui di berbagai negara. Laporan-laporan mencengangkan sering disampaikan dari daerah Amerika Latin. Ukurannya bisa sangat besar mencapai puluhan hingga ratusan meter.
"Dengan ukurannya yang sangat besar sulit dibilang kalau bentuk-bentuk raksasa semacam itu dibuat manusia. Jadi bisa diambil kesimpulan, ada makhluk lain yang membuatnya," kata Dudi Sudibyo, pengamat penerbangan yang juga pemerhati UFO, saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.
Meski demikian, ia tak memungkiri bahwa crop circle bisa jadi juga dibuat manusia. Apalagi, yang di Yogyakarta ukurannya tidak sebesar crop circle di Amerika Latin yang ukurannya mencapai puluhan hingga ratusan meter.
"Pendekatan ilmiah tetap harus dikedepankan. Saya kira masyarakat tak bisa mengabaikannya begitu saja. Perlu diteliti lebih lanjut," kata Dudi.
Ia mengatakan, pihak-pihak yang tertarik meneliti sebaiknya segera mendokumentasikannya seperti mengambil gambar secara rinci, mengukur dimensinya, termasuk menginvestigasi bagaimana crop circle itu dapat muncul di lokasi tersebut.
Ada sejumlah ahli yang sebelumnya telah mencoba merekonstruksi pembuatan crop circle tersebut. Menurutnya, hal itu memang bukan hal mustahil meskipun harus dengan perhitungan matematika yang cermat.
Namun, sampai sekarang crop circle yang pernah ditemukan tetap saja menjadi misteri karena tak ada yang mengaku membuatnya. Nah, bagaimana dengan crop circle di Yogyakarta, akankah tetap menjadi misteri?
:::: vicry 2011 ::::
Crop Circle vs UFO
TRIBUN JOGJA/HENDI KURNIAWAN Pola geometris yang terbentuk di persawahan Jogotirto, Berbah, Sleman, Minggu (23/1/2011) pagi.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendi Kurniawan
SLEMAN, KOMPAS.com — Fenomena unik terjadi Desa Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, Minggu (23/1/2011). Padi ambruk di tengah sawah membentuk pola lingkaran yang sangat rapi. Seperti pola itu sengaja dibuat manusia. Istilah ilmiah untuk fenomena ini biasa disebut dengan istilah crop circles atau lingkar taman.
Menurut keterangan Basori (41), warga yang rumahnya berada di utara sawah itu, Sabtu (22/1/2011) malam sekitar pukul 22.30, dirinya mendengar suara gemuruh layaknya suara helikopter mendarat. "Suara itu terdengar sekitar 30 menit, tetapi saya tidak gubris suara itu. Saya pikir itu suara helikopter lewat," tuturnya.
Hal itu diamini oleh Ayu Rukini (32), istri Basori. "Saya juga mendengar suara itu. Waktu itu saya dan suami sedang menonton televisi. Saya mengira tentara Angkatan Udara sedang latihan," ujarnya.
Fenomena ini diketahui pertama kali oleh Yudi (20). "Sekitar pukul lima pagi tadi, saya berangkat kerja. Sewaktu melewati sawah ini, saya melihat padi-padi ambruk tapi membentuk pola yang rapi," kata Yudi.
Yudi menyanggah keterangan Basori tentang suara gemuruh yang terdengar semalam. Yudi yang tadi malam nongkrong di depan rumah Basori sampai pukul tiga pagi tidak mendengar suara apa pun. "Bahkan semalam tidak ada hujan atau angin. Tahu-tahu tadi pagi sudah terbentuk pola ini (lingkaran) di tengah sawah," ujar Yudi.
Fenomena ini dapat dilihat dengan jelas dari puncak bukit di utara sawah. Warga setempat menyebut bukit itu Gunung Suru. Puluhan warga menaiki Gunung Suru untuk melihatnya. Hujan turun dan jalan ke puncak bukit yang sangat licin tidak membuat surut antusiasme warga untuk melihat fenomena ini.
"Apakah ada UFO mendarat di sini? Saya tidak tahu pasti. Yang jelas ini adalah kebesaran Allah. Mungkin Allah memperingatkan manusia untuk menjaga alamnya," kata Syamsul Bahri (37), warga Beloran, Madurejo, Prambanan, Sleman, yang datang untuk melihat dari puncak Gunung Suru.
Jauhari (34), warga Kebondalem, Madurejo, Prambanan, Sleman, yang rela jatuh bangun karena licinnya jalan menuju puncak Gunung Suru, berujar, "Ini seperti fenomena pendaratan UFO, yang sering dibahas di televisi. Tapi, saya tidak tahu apakah benar adanya. Hanya Allah yang tahu sebabnya."
Fenomena misterius semacam ini sering dijumpai di beberapa tempat.
Senin, 17 Januari 2011
Semenit Diisap, Rokok Langsung Picu Kanker

KOMPAS.com — Rasanya hampir semua orang tahun rokok merupakan pemicu utama kanker paru. Namun, tidak banyak orang menyadari bahwa zat-zat kimia dalam rokok akan langsung membentuk senyawa kanker dalam hitungan menit setelah diisap, bukan satu bulan atau bertahun-tahun setelah seseorang mencandu rokok.
Para ilmuwan yang hasil studinya dilaporkan dalam Chemical Research in Toxicology mengatakan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), zat kimia dalam rokok ketika terisap, akan langsung diubah menjadi zat kimia yang merusak DNA dan bersifat karsinogenik (pencetus kanker). Prosesnya pun berlangsung singkat, antara 15-30 menit setelah diisap.
Penelitian dilakukan dengan mengukur kadar PAH pada 12 pasien setelah mereka merokok. Riset yang dilakukan oleh tim dari University of Minnesota ini merupakan yang pertama kali melihat pengaruh PAH dalam metabolisme tubuh terutama setelah rokok diisap. Penelitian ini juga tidak melihat faktor lain, seperti polusi udara atau pola makan.
"Yang mengejutkan dari riset ini adalah seberapa cepat proses terjadinya kanker ini. Bukan dalam 30 tahun tapi dalam 30 menit setelah rokok diisap," kata Martin Dockrell, direktur kebijakan dan penelitian Action on Smoking and Health.
Meski proses kerusakan yang ditimbulkan oleh rokok ini berlangsung cepat, tidak ada kata terlambat untuk berhenti. "Makin cepat Anda berhenti, makin cepat pula efek kerusakannya ditekan," katanya.
Selasa, 11 Januari 2011
Paul Gray Basis Slipknot Meninggal Dunia.
Paul Gray Basis Slipknot Meninggal Dunia. Paul Gray, sang basis dari grup band cadas Slipknot ditemukan tewas pukul 10.55 pagi waktu setempat pada 24 Mei 2010 di kamar hotel.
Gray dikenal sebagai salah satu pendiri dari band yang selalu mengenakan topeng ini dalam setiap konsernya. Gray yang meninggal di usia 38 tahun ini tidak diketahui dengan jelas apa penyebab kematiannya, demikian dilansir dari metalunderground.com, Selasa (25/5/2010).
Pihak kepolisian mengatakan bila seorang karyawan hotel menemukannya salam keadaan meninggal di Town Plaza Hotel di Urbandale, pinggiran dari Des Moines, Iowa, Amerika Serikat.
Kendati demikian, polisi belum mau mengatakan bila kematiannya bukan karena adanya sabotase dan tidak dicurigai. Adapun autopsi dijadwalkan dilakukan besok.
“Paul Gray adalah orang yang mengagumkan ketika di panggung. Dia akan dirindukan semua orang termasuk saya sendiri. Rohnya masih akan hidup dalam setiap lirik lagu yang ditulisnya,” tukas pentolan sekaligus penyanyi band Papa Roach, Jacoby Shaddix dalam pernyataannya.
Seperti diketahui, dikatakan Urbandale Sgt Dave Disney, Gray telah tinggal di hotel selama beberapa hari. Dirinya pun menolak berkomentar lebih lanjut. Sementara humas di perusahaan rekaman Slipknot, Roadrunner Records, Amy Sciarretto, mengkonfirmasikan kematian Gray tetapi juga menolak berkomentar lebih lanjut.
Paul Gray lahir di Los Angeles, California. Keluarganya kemudian pindah ke Des Moines, Iowa. Gray memulai karir musiknya sebagai anggota band-band seperti Anal Blast dan Vexx.
Dia adalah salah satu dari tiga anggota pendiri Slipknot untuk tetap dalam lineup band baru-baru bersama dengan pemain perkusi Crahan Shawn dan drummer Joey Jordison.
Tragisnya, kabar “Paul Gray Basis Slipknot Meninggal Dunia” tersebut diiringi oleh kabar tidak sedap dan duka yang mendalam, di mana kenyataannya bahwa istrinya, Brenna sedang mengandung anak pertamanya tahun ini. Selamat Jalan Gray. Okezone.
Rest in peace...
Senin, 10 Januari 2011
Ngalor ngidul ala Skater
Senin, 03 Januari 2011
Ipb skate Magazine Vol 3 " Shit Adam "
Mungkin Skater yang satu ini terlalu banyak mengkonsumsi Miyabi, jadi yaaa harap maklum kalo perkembangan skate nya sedikit Terhambat. haaaaaaa. Kidding bro

tHE HANDSOME BOYS THAT YOU'LL NEVER SEE IN ANOTHER PLANET
Hiiiiiii







